Mindblown: a blog about philosophy.
-

5 Fase Dalam Pengembangan Organisasi
Pengembangan organisasi akan mempromosikan pertumbuhan perusahaan.
-

HRD Perlu Memahami: Praktik dan Cara Mengukur Employee Experience
Bagaimana Anda melakukan praktik dan cara mengukur employee experience? Bagi tim HR, pertanyaan tersebut kerap sekali Anda dengarkan, terlebih jika tim Anda memiliki inisiatif baru untuk memberikan employee experience yang positif. Inisiatif tersebut tak sekadar memenuhi fungsi tim HR, tetapi lebih dari itu, yakni memengaruhi keterlibatan, retensi, dan kinerja karyawan, serta citra perusahaan. Langkah tersebut…
-

Keinginan Karyawan Dari Pemimpin Membutuhkan 3 Pilar Ini
Apakah Anda mengetahui keinginan karyawan dari pemimpinnya? Adakah keluhan dari karyawan tentang atasan atau sebaliknya? Apakah pemimpin memahami semua anggota timnya? Di bawah ini terdapat laporan dari Gallup berupa Global Leadership Report: What Followers Want yang dapat Anda dan tim pelajari untuk mendorong kesuksesan perusahaan. Keinginan Karyawan Dari Pemimpin: Hal Universal dari Harapan Dalam penelitian…
-

Leadership Communication: Membangun Keterampilan dan Membentuk Kepercayaan Karyawan
Satu hal yang tidak boleh dilewatkan oleh pantauan tim HR adalah leadership communication. Memang, pemimpin masing-masing departemen atau tim memiliki cara tersendiri dalam berkomunikasi dengan anggotanya, tetapi Anda akan menjumpai karyawan yang mengeluhkan pemimpin mereka. Sebut saja, rapat yang tidak berjalan dengan baik, umpan balik yang tidak jelas, hingga pemimpin yang kerap menuntut penyelesaian pekerjaan…
-

5 Kiat Meningkatkan Kinerja dengan Memperhatikan Kesejahteraan Karyawan
Memperhatikan kesejahteraan karyawan dapat meningkatkan kinerja mereka. Untuk mendukung tujuan tersebut, perusahaan perlu melakukan pendekatan yang holistik. Memang, tak sedikit perusahaan mempromosikan kesejahteraan dengan fasilitas karyawan, seperti keanggotaan pusat kebugaran, pemberian makan siang, atau alat olahraga di ruang istirahat. Namun, fasilitas atau tunjangan tersebut menjadi awal yang baik, tetapi hal itu tidaklah cukup. 5 Langkah…
-

8 Kiat Merekrut Freelancer yang Tepat Bagi Tim
Jika kantor Anda sedang menangani proyek besar dengan tenggat ketat, tak ada salahnya untuk mempekerjakan pekerja lepas atau freelancer. Di luar sana, ada banyak freelancer dengan berbagai keterampilan. Namun, merekrut pekerja lepas yang tepat untuk bisnis Anda bisa menjadi tantangan, terutama ini adalah pekerjaan yang bisa dilakukan secara jarak jauh. Jadi, tim HR atau perekrut…
-

4 Cara Mengendus Kebohongan dalam Proses Rekrutmen dari Agen Rahasia
Selain kemampuan menyaring CV dan mewawancarai kandidat, tim HR atau perekrut perlu mengendus kebohongan dalam proses rekrutmen. Dalam dinamika rekrutmen, menangkap kebohongan seseorang tidak selalu semudah atau sejelas yang Anda kira. Tak jarang, Anda memerlukan alat tambahan untuk memverifikasinya. Jika itu diperlukan, Anda dapat melakukannya terlebih pada posisi dan industri yang riskan dengan penipuan atau…
-

Best Place to Work 2026 & Ulasan Positif Bermanfaat Bagi Bisnis
Glassdoor, perusahaan yang memiliki website ulasan tentang perusahaan kepada karyawan saat ini dan mantan karyawan, telah merilis laporan The Best Place to Work 2026 di Amerika Serikat (AS) awal tahun ini. Kegiatan tahunan ini diadakan oleh Glassdoor untuk menampilkan deretan perusahaan yang berhasil menciptakan budaya tempat kerja yang tepat bagi karyawan. Ya, walaupun lanskap ekonomi…
-

Manfaatkan Penyedia Jasa Asesmen Jika Perusahaan Mengalami 4 Hal Ini
Perlukah perusahaan menggunakan penyedia jasa asesmen? Jawabannya, tergantung tujuan perusahaan merekrut atau mempromosikan karyawan serta melihat ketersediaan waktu dan yang tersedia. Kita perlu mengakui bahwa tak sedikit perusahaan sering terjebak dalam bias kognitif saat melakukan rekrutmen atau promosi jabatan. Keputusan yang hanya berdasarkan pada insting atau wawancara subjektif sering kali berujung pada pengeluaran biaya tinggi…
-

4 Alasan Membuat Job Title Harus Jelas untuk Menarik Kandidat Berpotensi
Di tengah lowongan kerja dengan nama jabatan yang unik hingga membingungkan, Anda sebagai HR harus memahami alasan membuat job title harus jelas. Pasalnya, kesan pertama seorang kandidat terhadap perusahaan sering kali tidak dimulai dari visi dan misi atau besaran gaji tetapi dari job title. Ini akan menjadi pintu gerbang komunikasi antara pemberi kerja dan pencari…
Got any book recommendations?
