HRPods kiat HR menambah karyawan

7 Kiat HR Menambah Karyawan Selama Libur Panjang

Sebelum libur panjang–baik libur Idulfitri, sekolah, Natal, maupun tahun baru–perusahaan di industri tertentu mempersiapkan jadwal operasional khusus. Manajer hingga pemimpin tim harus mengatur jadwal kerja, agar karyawan dapat menikmati liburan tetapi bisnis tetap berjalan selama masa liburan. 

Proses ini sering kali melibatkan semua pihak, tak terkecuali tim HR yang menjembatani karyawan dan perusahaan. Anda dan tim pun harus mengetahui proses operasi bisnis pada momen libur hari raya seperti ini. Sebagai referensi, berikut kiat HR menambah karyawan selama libur panjang. 

Libur Segera Tiba, Atur Ulang Jadwalkan Kerja

Di Indonesia, musim liburan akan terjadi saat akhir Ramadan hingga awal Idulfitri, libur sekolah, dan libur akhir tahun dalam rangka Natal dan tahun baru. Pada waktu ini, banyak keluarga berkumpul untuk makan bersama atau berlibur ke luar kota atau ke negara lain. 

Selama pekan berlibur, mereka menghabiskan waktu di rumah maupun luar kota atau negeri. Biasanya, tempat yang mereka singgahi antara lain pusat belanja, taman rekreasi, bioskop, restoran, kedai kopi, minimarket, hingga warung eceran. 

Tak heran, bila tempat tersebut mengalami lonjakan pengunjung. Mengingat hal ini telah terjadi bertahun-tahun, maka pelaku bisnis terutama ritel, food and beverages (F&B), hotel, dan pariwisata memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan produktivitas mereka. Mulai dari menciptakan menu spesial, menawarkan potongan harga dan/atau promo bundling, hingga memberikan pengalaman menyenangkan bagi pelanggan. 

Misalnya, restoran A akan membuat promo menu keluarga dengan harga khusus atau hotel memberikan diskon bagi tamu yang ingin menyantap makanan tiga kali sehari dan menawarkan beragam fasilitas. 

Di balik hal tersebut, perusahaan akan menghadapi harga bahan baku lebih mahal dari biasanya dan membutuhkan tenaga kerja tambahan. Ketika manajer atau pemimpin tim memerlukan tambahan pekerja, maka mereka membutuhkan bantuan tim HR dan keuangan guna terlibat dalam proses rekrutmen hingga penggajian. 

Baca juga: Simak Kapan THR 2026 Karyawan Swasta Dibayar oleh Perusahaan

7 Kiat HR Menambah Karyawan 

Kevin Murphy, profesor manajemen restoran di Rosen College of Hospitality Management, mengatakan bahwa restoran yang berfokus pada pengalaman tamu dan kesiapan operasional akan berada pada posisi terbaik untuk berkembang. 

Apa saja langkah untuk mempersiapkan tenaga kerja dan operasi bisnis selama liburan? Berikut ini referensi atau kiat HR menambah karyawan: 

1. Pengelolaan karyawan

Sebelum merekrut tenaga kerja tambahan, tim HR dan manajer perlu mengevaluasi karyawan sejak dini, kemudian membandingkan penjualan dan jumlah tamu selama liburan tahun lalu dengan proyeksi tahun ini untuk menentukan kemungkinan penambahan karyawan baru. Dari data tersebut, Anda dan tim dapat menentukan berapa orang yang dibutuhkan sebagai pekerja sementara. 

2. Sumber tenaga tambahan

Poin ini tak kalah krusial dari kiat HR menambah karyawan, yaitu mengetahui sumber tenaga tambahan yang harus Anda dapatkan. Menurut Executive Director of Industry Relations Institute of Culinary Education Rick Camac, mencari staf tambahan bisa menjadi hasil sulit, karena perusahaan lain juga membutuhkan mereka. 

Namun, perusahaan dapat mengandalkan perusahaan penyedia tenaga kerja sementara atau menggunakan employee referral. Ada juga peluang untuk mempekerjakan mahasiswa sebagai pekerja freelance, yang sering bekerja di restoran selama musim liburan, atau bekerja sama dengan lembaga pendidikan untuk memperoleh tenaga kerja tambahan. Proses ini akan menghemat proses rekrutmen dibandingkan Anda harus mencari pada semua situs pencarian kerja. 

3. Tawarkan program spesial 

Bagi pelaku bisnis F&B, pemilik hotel, atau peritel fesyen, perusahaan perlu menawarkan program spesial kepada pelanggan, agar mereka mendapatkan momen tidak terlupakan untuk menikmati waktu istirahat bersama orang-orang terkasih. Namun, Anda juga harus memperhitungkan biaya bahan baku, uang lembur pekerja, serta profit perusahaan. 

Misalnya, membuat menu khusus hari raya, menyediakan lebih banyak porsi pada menu yang sangat digemari oleh pelanggan, serta menawarkan menu yang bisa dibawa pulang agar mereka bisa menikmatinya di rumah bersama keluarga. 

4. Bersiap hadapi lonjakan harga

Selama musim liburan, tak hanya lokasi bisnis yang mengalami lonjakan pengunjung. Perusahaan juga menghadapi kenaikan harga bahan baku. Biasanya, ini dialami oleh bisnis F&B dengan bahan dari dalam maupun luar negeri. Tim HR perlu mengingatkan pemilik usaha dan/atau bagian purchasing untuk menjalin hubungan baik dengan pemasok, terlebih di tengah kegiatan ekonomi yang melambat. Pertimbangkan pula agar bisnis memberikan produk atau layanan ke rumah, bagi pelanggan yang ingin menikmati liburan di rumah. 

Baca juga: Perekrut Perlu Tahu 3 Tanda Pencari Kerja Red Flags

5. Persiapkan acara di kantor

Terkadang, pelanggan bukan hanya mereka yang datang dengan keluarga di hotel atau restoran Anda. Pelanggan juga bisa datang dari kalangan profesional yang menyiapkan pesta atau acara perusahaan di kantor mereka atau tempat Anda

Murphy menambahkan bahwa beberapa bisnis perlu mengelola lonjakan pesanan. Mulai dari mengecek permintaan tahun sebelumnya, memantau permintaan katering pada acara kantor, hingga memastikan pemasok bahan baku mampu memenuhi peningkatan pesanan Anda.

Bagi perusahaan operator wisata, tim HR, manajer, dan pemimpin bisnis perlu merampingkan manajemen inventaris. Dalam hal ini, kiat HR menambah karyawan dilakukan dengan memperjelas waktu operasional selama liburan, menetapkan saluran komunikasi dengan staf dan tamu mereka, dan menganalisis berapa tenaga tambahan yang dibutuhkan selama musim liburan. 

6. Pastikan pekerja menerima haknya

Sebagai tim HR, Anda perlu memastikan pekerja tetap maupun sementara memperoleh hak-hak mereka. Sebut saja, hak pekerja tetap mendapatkan hari libur pengganti dan uang lembur, begitu pula dengan pekerja sementara. Perusahaan harus memberikannya perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) demi kepatuhan hukum serta mereka memahami kewajiban dan hak-haknya. 

7. Pelatihan anggota baru

Ya, walaupun anggora baru adalah karyawan lepas atau musiman, tetapi perusahaan perlu melatih mereka untuk memahami alur kerja dan standar operasional prosedur (SOP). Salah satu cara ini adalah memasangkan karyawan freelance atau karyawan tingkat pemula dengan karyawan yang lebih berpengalaman. Anda juga dapat menyediakan program magang berkala (job shadowing) dalam beberapa minggu menjelang liburan untuk memastikan semua orang mempelajari seluk-beluk pekerjaan.

Bagaimana persiapan perusahaan Anda untuk menambah karyawan? Jika sampai saat ini, Anda belum melakukannya, segera bicarakan hal ini dengan manajer dan pemimpin tertinggi untuk memperoleh dukungan penuh. 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *