HRPods meningkatkan kinerja dan kesejahteraan karyawan

5 Kiat Meningkatkan Kinerja dengan Memperhatikan Kesejahteraan Karyawan

Memperhatikan kesejahteraan karyawan dapat meningkatkan kinerja mereka. Untuk mendukung tujuan tersebut, perusahaan perlu melakukan pendekatan yang holistik. 

Memang, tak sedikit perusahaan mempromosikan kesejahteraan dengan fasilitas karyawan, seperti keanggotaan pusat kebugaran, pemberian makan siang, atau alat olahraga di ruang istirahat. Namun, fasilitas atau tunjangan tersebut menjadi awal yang baik, tetapi hal itu tidaklah cukup. 

5 Langkah Menciptakan Hal Positif Memperkuat Kesejahteraan 

Pemimpin tim atau manajer adalah mereka yang memiliki pengaruh langsung dan paling signifikan terhadap pengalaman karyawan dan persepsi sehari-hari tentang lingkungan kerja. Oleh sebab itu, tim HR mendorong mereka untuk menciptakan hal positif sembari membuat lingkungan kerja sehat. 

Tiga langkah yang dapat menciptakan hal positif di lingkungan kerja, yaitu: 

1. Hindari gosip

Konflik pasti akan terjadi di tempat kerja, termasuk gosip yang berhembus dari satu orang ke satu kantor. Di sini, Anda dapat menekankan kepada manajer dan karyawan bahwa sebelum berbagi informasi dengan tim, tanyakan pada diri sendiri, “Kenapa saya membagikan informasi ini?” Jika jawabannya tidak melibatkan pencarian solusi untuk suatu masalah, maka ia tidak perlu  untuk membagikannya.

2. Ucapkan terima kasih

Seorang pemimpin pasti berurusan dengan kotak masuk yang penuh sesak. Dari email yang berurusan tentang pekerjaan sampai yang berisi promosi. Dengan begitu banyak pekerjaan, mereka mudah untuk melupakan laporan yang dikirimkan melalui email oleh timnya yang telah bekerja sebaik-baiknya selama tiga minggu terakhir. 

Jadi, dorong pemimpin untuk meluangkan waktu satu menit untuk membalas email timya dan mengucapkan terima kasih atas pekerjaan yang telah mereka lakukan dengan baik. Langkah ini membuat dihargai oleh manajer, sehingga mereka berusaha meningkatkan kinerjanya.

3. Pelajari cara mengelola stres

Sebarkan informasi kepada semua orang di kantor untuk mengenali pemicu yang menimbulkan stres dan mempelajari cara mengatasinya dengan perawatan diri atau menemukan cara yang cocok untuk mengelola tekanan demi tekanan. Misalnya, mengambil cuti, berjalan-jalan di akhir pekan, membeli makan siang favorit, menelepon teman dekat atau anggota keluarga.

Menerapkan langkah tersebut dapat mendukung kesejahteraan karyawan. Tim HR juga dapat menerapkan langkah sederhana lain yang menciptakan hal positif di lingkungan kerja. 

4. Tetapkan komunikasi

Memperbaiki komunikasi yang jelas akan membangun kepercayaan, maka tetapkan secara berkala bertemu dengan tim untuk membahas pekerjaan hingga kesejahteraan mereka. Dengarkan tantangan, kesuksesan, dan keluh kesah serta apa yang dibutuhkan oleh mereka terhadap manajer. 

5. Umpan balik yang jujur

Tidak ada manusia yang sempurna, maka manajer dan anggota timnya bisa saling memberikan umpan balik jujur. Bahas pula area yang menjadi kekuatan dan kekurangan yang bisa diperbaiki ke depannya. Dengan hal ini, semua orang dapat menciptakan budaya transparansi.

Baca juga: Succession Planning: Strategi Membangun Jenjang Kepemimpinan dan Keberlanjutan Bisnis

5 Kiat Membangun Ketahanan Diri Untuk Meningkatkan Kinerja

Untuk meningkatkan kinerja, seseorang tidak bisa menghilangkan stres dari kehidupan kerja. Hal itu bukan perilaku realistis, karena paket lengkap bernama stres dan tantangan datang silih berganti. 

Perusahaan wajib membangun ketahanan diri semua karyawan, baik dari manajer hingga anggota timnya. Langkah tersebut untuk membuat karyawan mengetahui cara mengatasi stres dan menjadi lebih kuat dari sebelumnya, sehingga mereka bisa lebih sejahtera.

BetterUp Labs menemukan bahwa karyawan dengan ketahanan yang lebih tinggi mengalami lebih sedikit stres, sementara orang dengan ketahanan rendah empat kali lebih mungkin mengalami burnout.

Di samping itu, pemimpin yang tangguh lebih cenderung terlibat dalam perilaku kepemimpinan yang inspiratif, seperti memberikan perspektif kreatif untuk membantu memecahkan masalah atau mendorong karyawan untuk berkontribusi dan berpartisipasi lebih bermakna. Untuk meningkatkan ketahanan diri karyawan, perusahaan perlu mempertimbangkan hal berikut ini:

1. Dorong otonomi

Karyawan tidak ingin merasa manajer terus-menerus mengawasi mereka, kecuali tenggat waktu sangat mendesak. Biasanya, anggota tim yang merasa atasan mempercayai mereka lebih cenderung merasa diberdayakan. 

Berikan dukungan kepada manajer untuk memberdayakan otonomi anggota timnya yang berkontribusi pada ketahanan mereka, seperti:

  • Menjelaskan keputusan yang bisa diambil oleh individu atau melalui diskusi tim
  • Membina komunikasi yang jelas sehingga menciptakan hubungan yang lebih baik
  • Mengapresiasi kinerjanya untuk meningkatkan kepuasan dan kesejahteraan emosional

2. Lingkungan kerja fleksibel

Dalam model kerja jarak jauh atau hibrida, karyawan mengalami fleksibilitas yang lebih besar dari sebelumnya sehingga membantu kesejahteraan emosional mereka. Bahkan fleksibilitas kerja memungkinkan mereka untuk lebih menjaga kesehatan mental sekaligus meningkatkan kinerja.

Namun, ketika perusahaan beralih kembali ke kantor, pikirkan cara-cara agar perusahaan dapat terus menawarkan fleksibilitas. Misalnya, fleksibilitas dalam jam masuk, durasi kerja, atau tak ada pekerjaan atau tugas pada akhir pekan. 

3. Berikan pelatihan ketahanan mental

Memberikan pelatihan ketahanan mental dapat mengurangi kecemasan, penarikan diri, sekaligus meningkatkan perasaan kepuasan, kesadaran, dan optimisme. Di sini, pelatih akan memberikan tanda stres berlebihan yang harus diperhatikan oleh karyawan dan cara menanggulanginya. 

Referensi artikel: Ketahui Workplace Stress dan Cara Ciptakan Karyawan Bahagia

4. Perhatikan kesehatan fisik

Jangan lupa untuk memperhatikan kesejahteraan karyawan, termasuk kesehatan fisik. Langkah ini bermanfaat bagi kesehatan otak, meningkatkan kemampuan kognitif, dan menurunkan tingkat stres. Misalnya, perusahaan membuat program olahraga bersama setiap minggu. 

5. Jalin koneksi

Pada dasarnya, manusia adalah makhluk sosial yang perlu berkoneksi dengan orang lain. Koneksi sosial dapat memberikan manfaat signifikan bagi ketahanan diri sehingga berpengaruh terhadap kinerja. 

Dorong karyawan untuk menghadiri kegiatan di bidang mereka dan berkaitan dengan industri untuk mendapatkan wawasan baru. Bagi karyawan baru, mengikuti acara yang mempertemukan ahli-ahli industri membuat canggung, tetapi mereka harus menghadapi dan menemui tantangan tersebut. Langkah itu akan memperkuat ketahanan mereka, yang pada akhirnya menguntungkan perusahaan dalam jangka panjang.

Memprioritaskan kesejahteraan bukanlah solusi sekali jadi atau solusi cepat kilat. Ini adalah sesuatu yang perlu dikerjakan oleh perusahaan setiap hari. 

Perlu dicatat bahwa apa yang berhasil pada satu perusahaan mungkin tidak berhasil untuk perusahaan lain. Sebagai tim HR, Anda akan bersama pemimpin menentukan arah kesuksesan dengan memilih bagaimana perusahaan melakukan pendekatan terhadap kesejahteraan gune meningkatkan kinerja karyawan. 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *