faktor masalah kinerja karyawan

3 Faktor Kinerja Karyawan yang Memengaruhi Kesuksesan Perusahaan

Perusahaan wajib mengenali faktor kinerja karyawan yang dapat menyebabkan penurunan maupun kenaikan. Kenapa? Karena karyawan adalah aset perusahaan, sehingga kinerja mereka berkontribusi terhadap kesuksesan di masa depan.

Perusahaan yang tidak menjaga maupun mengelola kinerja karyawan kemungkinan akan menghadapi ketidakpatuhan hingga penyimpangan kinerja karyawan. Tentu hal itu menghambat perkembangan perusahaan untuk mencapai tujuannnya.

Bagaimana tim HR mengelola kinerja karyawan? Berikut ini hal-hal yang perlu dipahami oleh tim HR tentang kinerja karyawan.

Apa Itu Kinerja Karyawan?

Melihat pentingnya suatu peran dari kinerja karyawan, baiknya mengetahui terlebih dahulu pengertian kinerja karyawan. Hal ini bertujuan untuk memahami sejauh mana peran yang dimiliki oleh karyawan mempengaruhi perusahaan mencapai tujuan, baik cepat atau lambat.

Moeheriono

Mengutip buku karya Moeheriono yang berjudul Pengukuran Kinerja Berbasis Kompetensi, dikatakan bahwa kinerja karyawan bisa dicapai oleh kelompok atau individu dalam suatu perusahaan secara kualitatif atau kuantitatif. Hal tersebut disesuaikan dengan kewenangan, tugas, dan tanggung jawab pada setiap karyawan dalam meraih tujuan perusahaan secara legal, tidak melanggar hukum, dan sesuai dengan etika ataupun moral yang berlaku.

Prawirosento

Menurut Prawirosentono, kinerja adalah pekerjaan suatu kelompok atau organisasi sesuai dengan tanggung jawab dan kekuasaan masing-masing, tetapi saling bekerja sama untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan yang tidak melanggar moral, hukum, ataupun etika.

Kinerja karyawan adalah suatu hasil kerja seseorang atau kelompok di dalam suatu perusahaan, yang berhasil dicapai dalam tugas dan tanggung jawabnya terhadap suatu pekerjaan. Hasil pekerjaan ini berkaitan erat dengan tercapainya tujuan perusahaan.

Apa Saja Masalah Kinerja Karyawan?

Perbedaan pola kerja yang dimiliki oleh seorang karyawan sering kali menjadi faktor penghambat tim. Oleh karena itu, tim HR harus mampu melihat permasalahan kinerja yang terjadi di dalam perusahaan.

Jika tim HR mampu melihat permasalahan kinerja yang terdapat di dalam diri masing-masing karyawan, hal tersebut dapat segera ditangani untuk tidak menganggu terhadap perkembangan perusahaan. Masalah yang berpotensi terkait kinerja karyawan yang harus di tangani oleh perusahaaan adalah seperti berikut.

Baca juga: Panduan HR dan Manajer: Menghadapi Percakapan Sulit dengan Tim

1. Pola komunikasi

Sebagai makhluk sosial, kita tidak akan pernah bisa hidup sendiri. Kita membutuhkan orang lain untuk menjalani kehidupannya, termasuk urusan pekerjaan.

Untuk dapat saling terhubung dengan orang lain, seseorang harus melakukan komunikasi agar pesan yang ingin disampaikan dapat diterima oleh orang lain.

Di dunia kerja, komunikasi merupakan hal mendasar yang dapat menunjang kinerja. Komunikasi juga bagian dari soft skill yang wajib dimiliki oleh setiap karyawan. Namun, sering kali pola komunikasi yang berjalan buruk antar satu karyawan dengan yang lain membuat kinerja perusahaan tidak berjalan lancar.

2. Konflik antara karyawan dan atasan

Dampak dari buruk pola komunikasi yang tidak baik, tentu, akan membuat konlfik antar tim atau divisi. Tak terkecuali konflik antara karyawan dan atasan.

Selain dipicu oleh pola komunikasi yang buruk, konflik juga dapat ditimbulkan dari perbedaan pendapat, sehingga lingkungan kerja yang buruk otomatis akan membuat kinerja karyawan yang buruk juga. Dalam situasi ini, tim HR selaku pengelola sumber daya manusia (SDM) harus menyelesaikan permasalahan yang terjadi antar individu di dalam perusahaan. Apabila konflik terus dibiarkan berkembang akan menunjukan citra perusahaan yang kurang kredibel.

3. Produktivitas kerja menurun

Selanjutnya, masalah yang sering kali terjadi di suatu perusahaan yaitu penurunan produktivitas kerja karyawan. Banyaknya beban kerja yang kerap dilimpahkan kepada karyawan menjadi penyebab penurunan tingkat produktivitas kerja, tetapi perusahaan enggan mengakui kondisi tersebut.

Dalam hal ini, tim HR harus menganalisis lebih lanjut penyebab dari produktivitas kinerja karyawan yang menurun. Ini bertujuan agar beban kerja yang diberikan oleh manajer sesuai dengan kemampuan karyawan, sehingga dapat meningkatkan kinerja mereka.

4. Kurang disiplin

Tingkat kedisiplinan yang rendah pada karyawan, seperti datang terlambat dan menunda tugas, berdampak buruk terhadap perkembangan perusahaan untuk mencapai tujuannya. Melihat fenomena itu, tim HR dapat memberlakukan sistem realtime dan reward-punishment yang diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan karyawan.

5. Tidak puas terhadap kinerja

Masalah terakhir yang tidak kalah penting yaitu tingkat kepuasan kinerja terhadap perusahaan. Mengingat karyawan merupakan aset yang penting bagi perusahaan, maka tim HR perlu memastikan bahwa karyawan selalu puas terhadap kinerjanya dalam perusahaan. Cara memastikannya tentu saja dengan selalu mengadakan evaluasi kinerja karyawan serta perusahaan.

Artikel terkait: 5 Kiat Menumbuhkan Budaya Support System

3 Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan

Setelah mengetahui masalah yang timbul dari kinerja karyawan, tim HR perlu memahami faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan.

Hal ini bertujuan untuk membuat pimpinan yang menjalankan suatu perusahaan mampu membawa perusahaan lebih berkembang dari sebelumnya. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan tersebut diantaranya yaitu:

1) Motivasi kerja

Motivasi adalah suatu dorongan yang muncul di dalam diri setiap individu dengan disadari atau tidak. Hal ini termasuk motivasi untuk menyelesaikan pekerjaan dengan tujuan tertentu.

Jangan anggap remeh motivasi karyawan, ini selalu menjadi pendorong bagi mereka untuk menghasilkan kinerja terbaik. Suka tidak suka, tim HR dan pemimpin harus memahami apa yang menjadi motivasi mereka.

2) Gaji dan Insentif

Faktor utama yang mempengaruhi kinerja karyawan yaitu gaji dan insentif yang mereka terima. Jika mereka merasa gaji serta insentif rendah dan/atau tidak memadai, maka hal itu bisa memengaruhi kinerja karyawan. Padahal keduanya dapat mendukung kinerja karyawan.

3) Lingkungan kerja

Perusahaan wajib membuat lingkungan kerja yang nyaman dan sehat, karena akan berpengaruh terhadap kondisi fisik dan psikis karyawan untuk bekerja menggunakan kreativitas dan inovasi mereka.

Referensi artikel: Furniture Syndrome: Dampak & Solusi Bagi Karyawan

Berbagai macam faktor yang memengaruhi kinerja karyawan dan permasalahan yang harus dihadapi oleh perusahaan bukanlah sebuah hal yang mudah. Dalam hal ini, tim HR harus berperan aktif untuk menyiasati dan menanggulangi segala persoalan yang terjadi. Hal ini untuk mengenali faktor kinerja karyawan yang berjalan naik atau turun agar perusahaan dapat mencapai kesuksesan di masa mendatang.


by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *